Persen Di Atas Seratus dan Di Bawah Seratus

Matematika Keuangan XI: Persen Di Atas & Di Bawah 100

Media Pembelajaran Interaktif

Matematika Kelas XI • Persen Di Atas & Di Bawah 100

Konsep Dasar Matematika Keuangan

Dalam transaksi ekonomi, nilai persentase sering kali dihitung berdasarkan nilai **akhir** (setelah ditambah untung/pajak atau dikurangi diskon), bukan nilai **mula-mula (harga beli/awal)**. Oleh karena itu, kita menggunakan metode Persen di Atas 100 dan Persen di Bawah 100.

Persen di Atas Seratus

Digunakan jika Nilai Akhir > Nilai Mula-mula

Digunakan saat menentukan besarnya **laba, bonus, atau pajak** jika yang diketahui adalah persentase dan nilai total **setelah penambahan**.

Rumus Besarnya Tambahan (Laba/Pajak/Bonus):

Besar Nilai = (p / (100 + p)) × Nilai Akhir

Rumus Nilai Mula-mula:

Nilai Mula-mula = Nilai Akhir - Besar Nilai
Contoh Kasus: Penjual mobil untung 20% dengan harga jual Rp120.000.000.
Untung = (20 / (100 + 20)) × 120.000.000 = (20/120) × 120.000.000 = Rp20.000.000

Persen di Bawah Seratus

Digunakan jika Nilai Akhir < Nilai Mula-mula

Digunakan saat menentukan besarnya **diskon atau kerugian** jika yang diketahui adalah persentase dan nilai **setelah pengurangan**.

Rumus Besarnya Pengurangan (Diskon/Rugi):

Besar Nilai = (p / (100 - p)) × Nilai Akhir

Rumus Nilai Mula-mula:

Nilai Mula-mula = Nilai Akhir + Besar Nilai
Contoh Kasus: Baju setelah diskon 10% harganya Rp4.500.000.
Diskon = (10 / (100 - 10)) × 4.500.000 = (10/90) × 4.500.000 = Rp500.000

Media Pembelajaran Matematika SMA • Persen di Atas & Persen di Bawah 100

0 Response to "Persen Di Atas Seratus dan Di Bawah Seratus"

Post a Comment

Paling Sering Dikunjungi

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel